Tips Khusyuk Dalam Shalat
Tips Khusyuk Dalam Shalat
Pembukaan
Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulilah,
Puji Syukur Kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya
kepada kita, sehingga pada kesempatan kali ini kita dapat berkumpul di majelis
yang insyaallah dirahmati oleh Allah. Shalawat dan salam tak henti-hentinya
kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah merubah zaman
jahiliyah menjadi zaman yang terang benderang sampai saat ini.
Isi Ceramah tentang tips khusyuk dalam shalat
Hadirin
yang dirahmati Allah, Pengertian
shalat menurut etimologi adalah do’a dan pujian. Dengan
demikian, ungkapan shalat Allah kepada Nabi-Nya, berarti pujian atau kasih
sayang Allah Swt kepada Nabi Nya.
Sehingga
dapat dipahami bahwasanya shalat memiliki bentuk lahir dan dapat disaksikan
secara kasat mata. Pengertian itulah yang diberikan oleh para ulama fiqih
tentang shalat yaitu perbuatan yang dimulai dengan takbiratul ikhram dan
diakhiri dengan salam. Namun pada hakikatnya, shalat bukan hanya gerakan lahir
semata, namun yang terpenting terletak dalam gerakan hati dan jiwa menghadap
Allah SWT.
Ketika hati dan jiwa bisa diselaraskan dengan gerakan badan serta dengan
penuh konsentrasi dan kesungguhan dalam menyembah Allah SWT, itulah baru bisa
dikatakan shalat yang sejati. Namun bagi kalangan ahli Tasawuf, shalat lebih
dititikberatkan pada sisi hati (ruh). Hal ini dikarenakan terdapat banyak
perbedaan tafsir dalam gerakan shalat itu sendiri.
Hadirin yang dirahmati Allah, pengertian khusyuk ialah
merendah, menyerah, takluk, tunduk. Sedangkan khusyuk dalam shalat tidak
memiliki arti pasti karena terdapat banyak pendapat dari ulama. Salah satunya
ialah menurut Ali bin Abi Thalib pengertian khusyuk ialah berpaling dari sisi
kanan dan kiri dalam shalat.
Bapak-bapak dan Ibu-Ibu, saya akan membagikan tentang tips agar bisa
khusyuk dalam shalat.
- Memusatkan
Perhatian,
sama seperti mengendarai mobil kita harus selalu fokus dengan shalat.
Analoginya adalah ketika kehilangan fokus dalam berkendara, nyawa adalah
taruhannya. Sehingga andaikan saja ketika kalian shalat seperti
mengendarai mobil,
- Pastikan
kondisi tidak ingin ke kamar kecil, apabila kita dalam shalat lalu ingin kencing
maka hal tersebut akan membuyarkan fokus dan ingin cepat-cepat selesai
shalat,
- Bayangkan, selalu mencoba untuk
membayangkan bahwa kalian sedang berdiri di hadapan Allah,
- Jangan
shalat dalam kondisi lapar, “Jangan shalat ketika makanan sudah
dihidangkan.” (HR. Muslim no. 560). Bukan hanya ketika lapar, juga ketika
makanan sudah tersedia hendaknya dihabiskan terlebih dahulu.
Ada banyak manfaat yang didapatkan dari
khusyuk dalam shalat diantaranya adalah sebagai pembukan pintu hikmah, benteng
dari kemaksiatan, mengundang pertolongan Allah, dan penggugur dosa.
Orang yang khusyuk dalam shalat juga memiliki ciri-ciri diantaranya adalah menghindari perbuatan
keji dan munkar, bekerja dengan baik, memiliki ketentraman batin, tidak
berkeluh kesah, diberi kecukupan rezeki, dan selalu penuh kesabaran.
Begitulah sedikit mengenai khusyuk yang bisa saya bagikan kepada hadirin
sekalian. Semoga setelah mendengar ceramah ini, kita semua dapat mengambil
hikmah yang ada didalamnya dan kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Maka dari itu, saya akhiri ceramah ini mohon maaf apabila terdapat salah
kata. Wassalamualaikum wr. wb.
Komentar
Posting Komentar