PERAN KELUARGA
PERAN KELUARGA
Pembukaan
Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulilah,
Puji Syukur Kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya
kepada kita, sehingga pada kesempatan kali ini kita dapat berkumpul di majelis
yang insyaallah dirahmati oleh Allah. Shalawat dan salam tak henti-hentinya
kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah merubah zaman
jahiliyah menjadi zaman yang terang benderang sampai saat ini.
Isi Ceramah
Anak-anak
adalah fondasi dan harapan keluarga. Terlepas dari ini, anak adalah Tuhan yang
berikan kepada orang tua, sehingga Islam menugaskan umatnya untuk memberikan
pendidikan kepada anak-anak mereka, terutama dalam hal ini adalah sholat.
Pemeliharaan,
perawatan dan pengasuhan anak merupakan aspek yang sangat penting untuk
dipertimbangkan oleh kedua orang tua, karena anak-anak adalah pelopor generasi
berikutnya suatu negara. Kunci untuk membesarkan anak yang sukses terletak pada
orang tua, dari kelahiran anak hingga dewasa.
Orang tua sebagai pendidik memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik
anak-anak mereka yang baik sehubungan dengan iman, moral, mental, fisik dan
spiritual. Pendidikan pertama yang harus ditanamkan orang tua adalah iman dan
perilaku keagamaan pada anak-anak dengan cara memberi contoh yang baik dalam
diri mereka sendiri.
Keluarga
adalah unit pertama dan lembaga utama masyarakat. Menurut Hasan Langgulung,
dalam keluarga, individu berkembang dan di sinilah tahap pertama dari proses
pemasyarakatan terbentuk. Melalui interaksinya, ia memperoleh pengetahuan,
keterampilan, minat, nilai, emosi, dan sikap dalam kehidupan dan memberinya
kedamaian dan ketenangan.
Ada
juga yang mengatakan bahwa keluarga adalah institusi pendidikan pertama, di
mana siswa dididik dan dibimbing pertama kali oleh orang tua mereka atau
anggota keluarga lainnya.
”Wahai
orang-orang yang beriman ! peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka
yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang
kasar, lagi keras, yang tidak durhaka kepada allah terhadap apa yang dia
perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.(QS.
At-Tahrim/66: 6)”.
Peran
keluarga sangat besar terhadap perkembangan sang anak, orang tua harus menjadi
contoh teladan yang baik. Karena orang tua merupakan contoh baik dalam
pandangan anak, sehingga semua tingkah lakunya akan ditiru baik secara sadar
maupun tidak. Bahkan semua keteladanan itu akan melekat pada diri dan perasaan,
karena keteladanan merupakan faktor penentu baik atau tidaknya sang anak.
Apabila
orang tua mengajarkan kebaikan seperti berperilaku santun, berakhlak jujur,
pemberani, tidak ingkar, dan semua kebaikan maka kemungkinan besar anak akan
tumbuh dengan sifat-sifat tersebut. Dan juga sebaliknya, apabila orang tua
mengajarkan berbagai sifat kemungkaran, makan anak akan mencontohnya dan tumbuh
dengan sifat yang demikian pula.
Hal tersebut berarti bahwa orang tua harus menanamkan ajaran-ajaran agama sejak
dini. Tentu yang menjadi pendidik pertama ialah ibu.
Penutup
Demikianlah
ceramah singkat dari saya mengenai Tips agar anak rajin shalat, yaitu dengan
cara memberi contoh tauladan yang baik sebagai orang tua. Mohon maaf apabila
terdapat banyak kekurangan.
Wassalamualaikum
wr. wb.
Komentar
Posting Komentar